Blog

Mengapa Steril Samping?

Kami tim Rumah Steril pernah kena omel soal steril samping ini haha. Sebenarnya alasan kami mengubah dari yang tadinya steril tengah ke samping adalah sebagai berikut:

  1. Operasi steril dengan teknik samping lebih cepat daripada tengah
  2. Untuk kucing liar lebih cepat dicek karena terlihat dari samping tidak perlu angkat-angkat tubuh kucing
  3. Luka lebih cepat kering
  4. Jika ada masalah dengan jahitan (entah alergi benang, apalah apalah) bisa langsung diketahui

Jadi sudah ya.. mari kita anggap selesai pembahasan soal teknik steril ini

Kenapa Kuping Digunting?

Pertanyaan ini paling banyak ditanyakan ke saya. Tanda ini sebenarnya adalah kesepakatan internasional untuk kucing yang sudah disteril. Fungsinya agar sewaktu-waktu kucing yang sudah disteril lepas dapat segera dilepaskan kembali jika tertangkap oleh penyelenggara steril lainnya. Banyak pemilik kucing meminta saya untuk tidak memberi tanda di kuping karena kucing tersebut tinggal di dalam rumah. Padahal kami sudah pernah mengalami kucing indoor yang tidak sengaja keluar, terjaring posko lain dan ternyata kedapatan sudah disteril. Yang disembur-sembur siapa? Tentu saja bukan pemilik kucing tapi ya penyelenggara steril dianggap lalai memberikan tanda kepada kucing outdoor padahal pemilik yang kecolongan menjaga kucingnya.

adopsi kucing
Ceri : Lahir sekitar 2014

Steril Sebaiknya Diangkat atau Diikat

Masalah kandungan diangkat atau diikat ini memang jadi pembahasan di kalangan tenaga medis hewan. Beberapa dokter hewan memang memilih untuk mengikat saja kandungan agar hewan tetap dapat merasakan insting birahi. Sementara banyak juga dokter hewan memilih untuk mengangkat kandungan. Di Rumah Steril sendiri kami memilih untuk mengangkat kandungan bukan mengikat karena beberapa alasan berikut :

  1. Ketika kucing masih merasakan keinginan untuk kawin, seringkali kucing mengeong keras yang mana tidak semua penduduk di tempat kucing tersebut tinggal suka dengan keributan yang dihasilkan
  2. Kami khawatir dengan efek samping berikutnya seperti pyometra terutama terhadap kucing liar atau kucing outdoor yang kami steril
  3. Kucing yang masih ingin kawin cenderung lebih agresif sehingga beresiko untuk mengalami penyiksaan oleh penduduk yang pada dasarnya tidak menyukai hewan yang berkeliaran

Untuk itu akhirnya sejak kami memulai steril di tahun 2014 kami memutuskan untuk mengangkat kandungan bukan cuma sekedar mengikat

Perawatan Paska Steril

Kami sering menemui pemilik yang panikan sehingga memilih untuk menginapkan kucingnya paska steril. Padahal perawatan paska steril sebenarnya tidak serumit itu. Selain itu, kucing kadang jauh lebih nyaman memulihkan diri di rumah daripada di klinik/ rumah steril yang mereka belum kenali. Saya pribadi ketika mensteril kucing saya tidak pernah menambahkan band aid dan pain killer. Mereka cukup semalam di kandang, esok paginya mereka boleh tidur di mana saja di ruang mereka. Bagaimana ketika perbannya copot? Saya biasanya tetap tenang, cukup pantau dan jika diperlukan saya memberikan obat merah cina

PUNKY : Betina. Lahir sekitar 2014.
Rumah Steril menjual versi repack jadi lebih hemat

Itu sebabnya saya menyarankan peserta steril cukup menginap semalam saja. Biaya inap untuk kucing 40 ribu per hari.  Syukur-syukur jika dibawa pulang langsung. Berikut ini adalah perawatan paska steril :
beberapa jam setelah steril kucing ada yang cepat bangun ada yang pulas tidur. Untuk yang masih tidur bisa badannya digoyang-goyang sperti membangunkan anak yang terlambat sekolah

Mohon diperhatikan :

  1. Kucing/anjing jangan dimandikan selama 1 minggu
  2. Disarankan dikandangkan selama 1-3 hari (kucing/ anjing jantan),3-5 hari (kucing/ anjing betina).
  3. Jangan langsung dikasih makan. Jika memang kucing/ anjing minta makan paska pulang dari steril. Berikan sedikit dulu. Jika muntah tetap tenang itu adalah efek bius. Jika kucing/anjing belum berminat makan juga tidak masalah. Berikan makanan besok pagi
  4. Untuk bandage harap dibuka setelah 5 hari bagi kucing betina. 7 hari bagi anjing betina. cukup gunting saja. 
  5. Ini penanganan luka jahitan paska steril yang paling parah yang pernah kami tangani karena kucing alergi benang. Namun semua itu tertangani dengan baik asal rajin obat merah cina atau semprot luka Pet Care dan Nebacetin
  1. Kucing/ anjing tidak ada pantangan makanan setelah steril. Silakan makan makanan yang biasa diberikan dengan jumlah dibatasi agar kucing/anjing tidak obesitas
  2. Bagaimana setelah membuka perban luka belum kering? Tidak perlu panik. Berikan obat merah cina dan nebacetin
  3. yang tidak punya kandang boleh di DALAM RUMAH

Vaksin untuk Kucing

Pada prinsipnya pelaksanaan vaksin untuk kucing maupun anjing sama saja hanya jenis vaksinnya yang berbeda.

Vaksin intinya adalah memasukkan substansi tertentu yang bertujuan memproduksi antibodi dan kekebalan terhadap penyakit tertentu.

Sehingga vaksin bukanlah obat. Jika kucing anda menunjukkan gejala diare lalu anda berpikir vaksin akan menyembuhkan maka yang terjadi adalah memperbesar kemungkinan kucing tersebut mati. Itu sebabnya ada syarat-syarat yang perlu diperhatikan ketika ingin memvaksin kucing atau anjing anda:

  1. Hewan dalam keadaan sehat (tidak mencret, tidak demam, tidak dimandikan sehari sebelum jadwal vaksin, dan tentu saja tidak hamil)
  2. Jika anda baru saja memungut kucing dari jalan atau dapat dari teman, pantau selama dua minggu di dalam rumah untuk memastikan kucing tersebut sehat
  3. Sudah cukup usia untuk menerima vaksin (misalnya kucing usia 4 bulan sudah bisa menerima vaksin F4)
  4. Dilakukan oleh dokter hewan (ini adalah hal yang sering dianggap remeh oleh kebanyakan pemilik hewan maupun pemilik pet shop; hanya karena ini perkara suntik, maka vaksin diserahkan kepada staf pet shop). Dokter hewan akan mengecek suhu hewan terlebih dahulu, melihat gigi apakah usia sudah cukup dan sebagainya
  5. Jika anda baru saja menempuh perjalanan jauh ketika tiba di klinik, istirahatlah selama 30 menit agar hewan anda kembali ke suhu normalnya dulu. Beri minum jika hewan anda berminat.

Biasanya selesai vaksin anda akan memperoleh buku yang mana di dalamnya akan dipasang stiker vaksin lalu diberi tanda tangan dokter. Di situ anda bisa baca kucing atau anjing anda sudah mendapatkan suntikan atas penyakit apa saja. Biasanya kucing mengambil vaksin F4. Ini untuk melawan penyakit :

  1. Panleukopenia (distempernya anjing) biasanya terjadi pada anak kucing berupa diare dan muntah2
  2. Virus Calici biasanya ditandai dengan flu disertai konjungtivitis (radang) pada mata dan sariawan pada gusi
  3. Rhinotracheitis (Feline Herpes Virus): ini bukan herpes penyakit seksual ya tapi mirip dengan Calici, virus ini juga bagian dari virus flu di kucing.
  4. Chlamydia ini juga menyerang pernapasan kucing

No 1-3 adalah virus yang sebenarnya bisa ditangani oleh F3, tapi jika memang kucing anda sudah berusia empat bulan, bisa langsung F4 saja. Oh ya semua penyakit ini tidak menular ke manusia hanya menular ke antar kucing. Vaksin bukan berarti 100% hewan anda akan bebas dari penyakit ini ya. Vaksin berfungsi untuk memperkecil hewan anda tertular penyakit ini. Ada satu lagi penyakit pada kucing yang sebenarnya sudah ada vaksin tapi belum masuk ke Indonesia yaitu FIV. Penyakit ini seperti AIDS pada manusia. Menurunkan kekebalan tubuh pada kucing pelan-pelan. Tidak seperti 4 penyakit di atas yang bisa menyebabkan kematian secara cepat pada kucing, FIV lebih perlahan dan tidak bisa disembuhkan.

Bagaimana dengan rabies? Untuk kucing, jadwal vaksin di atas lebih aman diberi jarak dua minggu sebelum anda melaksanakan vaksin rabies. Sekalipun kasus rabies yang ditularkan oleh kucing sebenarnya kecil ada baiknya anda tetap memberikan vaksin rabies kepada kucing sehingga kucing anda tidak dituduh penyebar rabies ketika ada inspeksi dari dinas sosial. Ini berbeda dengan anjing yang mengambil Eurican 7; vaksin untuk rabies sudah termasuk di Eurican 7. Oh ya untuk yang mau tahu isi vaksin Eurican 7 apa saja:

  1. Distemper: sama seperti kucing kombinasi demam dan muntaber jadi satu
  2. Hepatitis : bukan sakit hati karena ditinggal pergi pacar pas sayang-sayangnya ya
  3. Parvo : muntaber pada anjing
  4. Parainfluenza : batuk pilek pada anjing
  5. Leptospira icterohaemorraghiae : gejalanya sama seperti distemper dan parvo
  6. Leptospira canicola : gejalanya sama seperti distemper dan parvo
  7. Rabies

Setelah pelaksanaan vaksin, pastikan kucing anda dalam situasi nyaman karena selama dua minggu vaksin membangun imun. Jadi dalam rentang waktu ini :

  1. Di dalam ruangan. Ini fungsinya agar memudahkan pengawasan jika ada perubahan perilaku, anda cepat melakukan penanganan dibanding anda membiarkan kucing main ke luar
  2. Wajar jika kucing agak demam
  3. Jangan dimandikan
  4. Jangan dibawa bepergian
  5. Jangan digabung dengan hewan lain yang baru anda ambil jalan atau sedang sakit
  6. Jika ada demam atau gejala sakit selama 2-3 hari berturut-turut, ada baiknya jika anda segera bawa ke dokter untuk penanganan lanjutan

NB: Saya sendiri pernah melakukan kesalahan nyaris fatal ketika vaksin kucing Momo :

 

Resolusi 2017 Rumah Steril

Tidak seperti tahun sebelumnya, kali ini saya, Vivi, sebagai founder Rumah Steril merasa perlu menuliskan resolusi untuk Rumah Steril. Ini bukan cuma bagian dari menerima #TantanganNulis dari @DepokMenulis saja tapi untuk membuat jejak digital tentang impian. Perkara terwujud atau tidak bukan manusia yang menentukan.

Sebenarnya ada keselarasan antara resolusi pribadi saya dengan resolusi 2017 untuk Rumah Steril.

  1. Saya perlu mengurangi berat badan sampai 10 kg karena saya saat ini mulai mengalami kesulitan memegang pasien steril ketika bius semata-mata karena terganjal perut. Mengenaskan? Tapi itu kenyataan. Saya pun akhirnya menyadari keseharian saya yang sendirian membuat saya sulit termotivasi untuk bergerak. Saya perlu #pertemananSehat (loh koq jadi berasa Dian Sastro?)
  2. Saya berharap ada satu atau dua dokter muda yang mau magang untuk belajar tentang steril di Rumah Steril. Regenerasi itu perlu. Saya khawatir sekali jika terlambat regenerasi bara steril terjangkau ini keburu redup. Di tahun 2016 sempat ada beberapa yang menanyakan sayang tidak ada kelanjutan
  3. Saya berharap ada asisten yang membantu. Selama saya hanya mengerjakan aktivitas sehari-hari sendirian seperti yang sudah setahun berjalan, saya mulai khawatir bahwa saya menjadi sulit menjaga pola makan. Hewan-hewan membutuhkan saya dalam keadaan prima bukan melulu merana sakit di paha. Sama seperti soal dokter muda, soal asisten pun juga tidak semudah itu

resolusi-rumah-steril

Ke depannya saya tentu berharap Rumah Steril bisa memiliki tanah pribadi dan berkembang bukan cuma tempat steril murah, tapi juga tempat pelatihan tenaga ahli kennel boys/girls. Sebuah profesi yang saat ini di Indonesia cuma sebatas belajar secara otodidak tanpa ilmu baku. Jauh belum sepaten pijat refleksi ataupun pekerja salon. Saya tidak tahu ide ini berhasil atau tidak. Setidaknya mencoba menuliskan resolusi dan berjalan ke arah sana 😉

rumah-steril-resolusi-2017

TNR: Mengapa Membuang Kucing Bukan Solusi?

da banyak alasan masalah kucing jarang diselesaikan dengan menjebak dan membuang kucing di tempat lain. Orang masih percaya mitos jika kucing dibuang jauh kucing tidak akan kembali. Kucing tersebut mungkin tidak kembali. Namun apakah masalah selesai? Tidak juga. kucing feral dan kucing stray tinggal di lokasi tertentu karena ada akses makanan dan tempat tinggal. Jika sekelompok kucing yang biasa berada di sekitar apartemen/ perumahan/ perkantoran/ kantin dibuang maka kucing dari koloni sekitarnya dapat bergerak untuk mengambil keuntungan dari makanan baru tersedia dan tempat tinggal. Siklus reproduksi dan perilaku gangguan dimulai lagi.

 

Seringkali semua kucing di sekitar apartemen/ perumahan/ perkantoran/ kantin  tidak tertangkap, karena sebenarnya yang sering bisa tertangkap adalah kucing stray (kucing jalanan yang cukup jinak dengan manusia) padahal ada juga kucing feral (kucing jalanan yang tidak mudah jinak dengan manusia; sering cari makan ketika malam/sepi) maka yang tertinggal akan cenderung memiliki anak kucing dalam jumlah banyak. Anak-anak kucing tersebut lebih mungkin untuk bertahan hidup karena ada sedikit kucing bersaing untuk makanan. Populasi koloni akan terus meningkat hingga mencapai jumlah yang dapat didukung oleh makanan yang tersedia dan tempat

tinggal.     

 

Solusi? T-N-R:

  1. Bentuk komunitas orang-orang yang peduli dengan overpopulasi kucing. Mereka yang akan menjadi sukarelawan untuk menangkap kucing dan melepasnya kembali setelah kucing pulih steril
  2. Galang dana di kalangan warga RT/penghuni setempat
  3. Tandai setiap kucing yang sudah disteril dengan gunting besar sehingga cukup terlihat oleh orang awam maupun dinas sosial.

Anda tidak perlu khawatir lagi ada kucing baru yang masuk ke lingkungan anda karena yang sudah anda steril masih berada di koloni tersebut. Kucing baru cenderung menyingkir jika sudah ada kucing di suatu koloni.

tnr-new

NB: Tahukah kamu jumlah kucing jantan sebenarnya lebih sedikit daripada kucing betina? Namun selama kucing jantan masih fertil mereka bisa membuahi banyak kucing betina sehingga jumlah anak kucing terus bertambah. Makanya, steril kucing jantan jelas menguntungkan. Proses operasi yang cepat, pemulihan yang singkat sekaligus mencegah kucing jantan ini menghamili banyak betina

http://www.humanesociety.org/issues/feral_cats/qa/feral_cat_FAQs.html

Soal Tokso

Pegal sebenarnya menjawab berulang kali pertanyaan seputar tokso. Cuma akhirnya saya membaca jurnal dari luar negeri secara mendalam. Membuat intisari sebagai berikut.

Bagaimana orang bisa terkena tokso?

Di Amerika Serikat, justru sebagian besar kasus toxo disebabkan oleh konsumsi daging mentah. kontak terhadap oocyst (semacam telur toxo) yg ada di tanah ketika berkebun, bertani, dibanding dari feces kucing. Untuk Indonesia mungkin justru masuk dari kebiasaan kita memakan sayur mentah yang tidak dicuci terlebih dahulu seperti lalapan dan karedok. Belum lagi sate dan sushi. Eits jangan keburu parno dulu dengan restoran sunda atau tukang karedok. Ajar mereka pentingnya untuk mencuci sayuran sebelum diolah. Saya percaya mereka akan tertarik untuk lebih profesional selama kita juga menyampaikannya dengan baik2. Silakan berikan poster di bawah atau tulisan ini sehingga mereka paham.

Apa yang terjadi pada orang yang terkena tokso?

manusia jika kena toxo, kecuali imunnya nggak bagus kayak misal ODHA, gejalanya hanya demam dan pembengkakan kelenjar limfa di sekitar leher atau paha. Nah tubuh manusia akan membentuk imun terhadap tokso ini. Agar jumlah tokso dalam batas aman, manusia tidak boleh terlalu capek. Perempuan pun kalo sudah kena toxo aman asal hamilnya 6-9 bulan lagi. karena toxonya udah hilang,jadi imun, dan nggak diturunkan ke anak. Yang penting jaga agar tubuh tidak terlalu lelah.

Siapa yang terkena tokso beresiko parah?
Orang yang sedang kemoterapi, orang dengan HIV/AIDS, Ibu hamil.

Bagaimana jika orang-orang yang rentan terhadap tokso di atas ingin tetap memelihara kucing, apakah pasti tertular?

Anda tetap dapat memelihara kucing Anda, dengan beberapa tindakan pencegahan untuk menghindari terkena Toxoplasma gondii:

  1. Pastikan kotak kotoran kucing diganti setiap hari. Toxoplasma parasit tidak menjadi menular sampai 1 sampai 5 hari setelah ditumpahkan dalam kotoran kucing.
  2. Hindari membersihkan kotoran kucing jika mungkin. Jika tidak ada orang lain dapat melakukan tugas, memakai sarung tangan sekali pakai dan cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat setelahnya.
  3. Menjaga kucing dalam ruangan dan tidak mencari makanan dari lingkungan luar yang anda tidak tahu kebersihan makanannya
  4. Tunda mengadopsi atau menangani kucing liar dulu, terutama anak-anak kucing.
  5. Pastikan makanan kucing hanya makanan komersial atau dimasak

Bagaimana mencegah tokso?

  • Bekukan daging selama beberapa hari di suhu 0 ° C sebelum dimasak untuk mengurangi kemungkinan infeksi.
  • Masak makanan untuk suhu yang aman. Masak daging sampai 63 ° C baru dicicip.
  • Setelah matang, diamkan selama 3 menit karena panas yang tersisa dalam daging dapat menghancurkan patogen
  • Kupas atau cuci bersih buah dan sayuran sebelum makan
  • Hindari makan mentah atau kurang matang tiram, kerang, atau kerang (ini mungkin terkontaminasi dengan Toxoplasma yang telah dicuci ke dalam air laut)
  • Minumlah susu segar yang sudah dimasak terlebih dahulu
  • Cuci talenan, piring, counter, peralatan, dan tangan dengan air sabun panas setelah kontak dengan daging mentah, unggas, seafood, buah-buahanatau sayuran
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat setelah berkebun atau kontak dengan tanah atau pasir.
  • Mengajar anak-anak pentingnya mencuci tangan untuk mencegah infeksi
  • Bersihkan kotak pasir kucing dan wadah makanan mereka
  • Pastikan makanan kucing bersih

Bacaan untuk pemahaman lebih mendalam:

http://www.cdc.gov/parasites/toxoplasmosis/gen_info/faqs.html

http://www.vet.cornell.edu/fhc/Health_Information/brochure_toxo.cfm

Oh iya cara alami mengatasi parasit juga bisa dibaca di link ini

 

tokso 2

 

toksoplasma

Soal Pipapet, Jamur, dan Demodex

Saya mengenal Pipapet sejak mengurus Pippo. Anjing yang ditelantarkan di Klinik Hewan Depok karena menderita Demodex. Butuh waktu memang untuk penyembuhan Pippo tapi saya sangat terbantu dengan adanya Pipapet.

Ternyata Pipapet bukan cuma untuk Pippo saja tapi bisa untuk kucing saya ketika ada masalah kulit seperti ini

Oh ya sebagai alternatif dapat menggunakan sampo herbal yang bisa dibeli di petshopindonesia.com juga ya. Maxi sudah mencobanya dan ada di video ini

Kesimpulannya untuk jamur baik di anjing maupun kucing bisa ada pilihan antara pipapet (botolnya besar cocok untuk yang jamur parah atau anjing besar) ataupun sampo herbal tanpa nama dari Pet Shop Indonesia (cocok untuk kucing, anjing kecil atau yang jamurnya tidak ke seluruh tubuh)

Penanganan Kutu Anjing

Ini tips dari kami menangani kutu anjing yang suka mewabah kalau musim mulai kemarau.

Saya mengambil contoh kasus Chicko, anjing dari UI. Pertama-pertama diberikan Frontline untuk mengatasi kutu di seluruh tubuhnya

Kutu Chicko sampai seperti ini. Tahap pertama cukur saja semua bulu karena telur kutu sering bersarang di bulu

Kemudian teteskan ini:

Langsung pakaikan kalung kutu jika ada. Minggu berikutnya baru mandikan dengan sampo anti kutu Yang paling efektif adalah merek Doggie cuma ada di supermarket Giant atau Tip Top

Nah akhirnya saya menemukan alternatif obat kutu selain Frontline yang harganya selalu naik seperti pensil alis Viva. huhuhu. Isinya sama saja dengan Frontline cuma ini produk Thailand. Namanya Detick. Nah kalau Frontline masih bisa diakalin dosisnya (misalnya 1 ampul bisa dibagi 2 anjing supaya hemat), jangan mengakali Detick. Hahaha. Saya sudah pernah mencoba mengakali malah apes, kutu datang lagi. Padahal Detick ini cuma 1/3 harga Frontline hahahaha. Cuma memang waktu itu pas ga megang duit #ngelesTerus. Saya plong banget nemu Detick ini jadi jauh lebih hemat. Seperti biasa untuk pencegahan saya selalu memandikan anjing-anjing dengan sampo Dogie anti kutu seminggu sekali