Pada prinsipnya pelaksanaan vaksin untuk kucing maupun anjing sama saja hanya jenis vaksinnya yang berbeda.

Vaksin intinya adalah memasukkan substansi tertentu yang bertujuan memproduksi antibodi dan kekebalan terhadap penyakit tertentu.

Sehingga vaksin bukanlah obat. Jika kucing anda menunjukkan gejala diare lalu anda berpikir vaksin akan menyembuhkan maka yang terjadi adalah memperbesar kemungkinan kucing tersebut mati. Itu sebabnya ada syarat-syarat yang perlu diperhatikan ketika ingin memvaksin kucing atau anjing anda:

  1. Hewan dalam keadaan sehat (tidak mencret, tidak demam, tidak dimandikan sehari sebelum jadwal vaksin, dan tentu saja tidak hamil)
  2. Jika anda baru saja memungut kucing dari jalan atau dapat dari teman, pantau selama dua minggu di dalam rumah untuk memastikan kucing tersebut sehat
  3. Sudah cukup usia untuk menerima vaksin (misalnya kucing usia 4 bulan sudah bisa menerima vaksin F4)
  4. Dilakukan oleh dokter hewan (ini adalah hal yang sering dianggap remeh oleh kebanyakan pemilik hewan maupun pemilik pet shop; hanya karena ini perkara suntik, maka vaksin diserahkan kepada staf pet shop). Dokter hewan akan mengecek suhu hewan terlebih dahulu, melihat gigi apakah usia sudah cukup dan sebagainya
  5. Jika anda baru saja menempuh perjalanan jauh ketika tiba di klinik, istirahatlah selama 30 menit agar hewan anda kembali ke suhu normalnya dulu. Beri minum jika hewan anda berminat.

Biasanya selesai vaksin anda akan memperoleh buku yang mana di dalamnya akan dipasang stiker vaksin lalu diberi tanda tangan dokter. Di situ anda bisa baca kucing atau anjing anda sudah mendapatkan suntikan atas penyakit apa saja. Biasanya kucing mengambil vaksin F4. Ini untuk melawan penyakit :

  1. Panleukopenia (distempernya anjing) biasanya terjadi pada anak kucing berupa diare dan muntah2
  2. Virus Calici biasanya ditandai dengan flu disertai konjungtivitis (radang) pada mata dan sariawan pada gusi
  3. Rhinotracheitis (Feline Herpes Virus): ini bukan herpes penyakit seksual ya tapi mirip dengan Calici, virus ini juga bagian dari virus flu di kucing.
  4. Chlamydia ini juga menyerang pernapasan kucing

No 1-3 adalah virus yang sebenarnya bisa ditangani oleh F3, tapi jika memang kucing anda sudah berusia empat bulan, bisa langsung F4 saja. Oh ya semua penyakit ini tidak menular ke manusia hanya menular ke antar kucing. Vaksin bukan berarti 100% hewan anda akan bebas dari penyakit ini ya. Vaksin berfungsi untuk memperkecil hewan anda tertular penyakit ini. Ada satu lagi penyakit pada kucing yang sebenarnya sudah ada vaksin tapi belum masuk ke Indonesia yaitu FIV. Penyakit ini seperti AIDS pada manusia. Menurunkan kekebalan tubuh pada kucing pelan-pelan. Tidak seperti 4 penyakit di atas yang bisa menyebabkan kematian secara cepat pada kucing, FIV lebih perlahan dan tidak bisa disembuhkan.

Bagaimana dengan rabies? Untuk kucing, jadwal vaksin di atas lebih aman diberi jarak dua minggu sebelum anda melaksanakan vaksin rabies. Sekalipun kasus rabies yang ditularkan oleh kucing sebenarnya kecil ada baiknya anda tetap memberikan vaksin rabies kepada kucing sehingga kucing anda tidak dituduh penyebar rabies ketika ada inspeksi dari dinas sosial. Ini berbeda dengan anjing yang mengambil Eurican 7; vaksin untuk rabies sudah termasuk di Eurican 7. Oh ya untuk yang mau tahu isi vaksin Eurican 7 apa saja:

  1. Distemper: sama seperti kucing kombinasi demam dan muntaber jadi satu
  2. Hepatitis : bukan sakit hati karena ditinggal pergi pacar pas sayang-sayangnya ya
  3. Parvo : muntaber pada anjing
  4. Parainfluenza : batuk pilek pada anjing
  5. Leptospira icterohaemorraghiae : gejalanya sama seperti distemper dan parvo
  6. Leptospira canicola : gejalanya sama seperti distemper dan parvo
  7. Rabies

Setelah pelaksanaan vaksin, pastikan kucing anda dalam situasi nyaman karena selama dua minggu vaksin membangun imun. Jadi dalam rentang waktu ini :

  1. Di dalam ruangan. Ini fungsinya agar memudahkan pengawasan jika ada perubahan perilaku, anda cepat melakukan penanganan dibanding anda membiarkan kucing main ke luar
  2. Wajar jika kucing agak demam
  3. Jangan dimandikan
  4. Jangan dibawa bepergian
  5. Jangan digabung dengan hewan lain yang baru anda ambil jalan atau sedang sakit
  6. Jika ada demam atau gejala sakit selama 2-3 hari berturut-turut, ada baiknya jika anda segera bawa ke dokter untuk penanganan lanjutan

NB: Saya sendiri pernah melakukan kesalahan nyaris fatal ketika vaksin kucing Momo :