Steril Hewan Bersubsidi di Depok

Soal Tokso

Pegal sebenarnya menjawab berulang kali pertanyaan seputar tokso. Cuma akhirnya saya membaca jurnal dari luar negeri secara mendalam. Membuat intisari sebagai berikut.

Bagaimana orang bisa terkena tokso?

Di Amerika Serikat, justru sebagian besar kasus toxo disebabkan oleh konsumsi daging mentah. kontak terhadap oocyst (semacam telur toxo) yg ada di tanah ketika berkebun, bertani, dibanding dari feces kucing. Untuk Indonesia mungkin justru masuk dari kebiasaan kita memakan sayur mentah yang tidak dicuci terlebih dahulu seperti lalapan dan karedok. Belum lagi sate dan sushi. Eits jangan keburu parno dulu dengan restoran sunda atau tukang karedok. Ajar mereka pentingnya untuk mencuci sayuran sebelum diolah. Saya percaya mereka akan tertarik untuk lebih profesional selama kita juga menyampaikannya dengan baik2. Silakan berikan poster di bawah atau tulisan ini sehingga mereka paham.

Apa yang terjadi pada orang yang terkena tokso?

manusia jika kena toxo, kecuali imunnya nggak bagus kayak misal ODHA, gejalanya hanya demam dan pembengkakan kelenjar limfa di sekitar leher atau paha. Nah tubuh manusia akan membentuk imun terhadap tokso ini. Agar jumlah tokso dalam batas aman, manusia tidak boleh terlalu capek. Perempuan pun kalo sudah kena toxo aman asal hamilnya 6-9 bulan lagi. karena toxonya udah hilang,jadi imun, dan nggak diturunkan ke anak. Yang penting jaga agar tubuh tidak terlalu lelah.

Siapa yang terkena tokso beresiko parah?
Orang yang sedang kemoterapi, orang dengan HIV/AIDS, Ibu hamil.

Bagaimana jika orang-orang yang rentan terhadap tokso di atas ingin tetap memelihara kucing, apakah pasti tertular?

Anda tetap dapat memelihara kucing Anda, dengan beberapa tindakan pencegahan untuk menghindari terkena Toxoplasma gondii:

  1. Pastikan kotak kotoran kucing diganti setiap hari. Toxoplasma parasit tidak menjadi menular sampai 1 sampai 5 hari setelah ditumpahkan dalam kotoran kucing.
  2. Hindari membersihkan kotoran kucing jika mungkin. Jika tidak ada orang lain dapat melakukan tugas, memakai sarung tangan sekali pakai dan cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat setelahnya.
  3. Menjaga kucing dalam ruangan dan tidak mencari makanan dari lingkungan luar yang anda tidak tahu kebersihan makanannya
  4. Tunda mengadopsi atau menangani kucing liar dulu, terutama anak-anak kucing.
  5. Pastikan makanan kucing hanya makanan komersial atau dimasak

Bagaimana mencegah tokso?

  • Bekukan daging selama beberapa hari di suhu 0 ° C sebelum dimasak untuk mengurangi kemungkinan infeksi.
  • Masak makanan untuk suhu yang aman. Masak daging sampai 63 ° C baru dicicip.
  • Setelah matang, diamkan selama 3 menit karena panas yang tersisa dalam daging dapat menghancurkan patogen
  • Kupas atau cuci bersih buah dan sayuran sebelum makan
  • Hindari makan mentah atau kurang matang tiram, kerang, atau kerang (ini mungkin terkontaminasi dengan Toxoplasma yang telah dicuci ke dalam air laut)
  • Minumlah susu segar yang sudah dimasak terlebih dahulu
  • Cuci talenan, piring, counter, peralatan, dan tangan dengan air sabun panas setelah kontak dengan daging mentah, unggas, seafood, buah-buahanatau sayuran
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat setelah berkebun atau kontak dengan tanah atau pasir.
  • Mengajar anak-anak pentingnya mencuci tangan untuk mencegah infeksi
  • Bersihkan kotak pasir kucing dan wadah makanan mereka
  • Pastikan makanan kucing bersih

Bacaan untuk pemahaman lebih mendalam:

http://www.cdc.gov/parasites/toxoplasmosis/gen_info/faqs.html

http://www.vet.cornell.edu/fhc/Health_Information/brochure_toxo.cfm

Oh iya cara alami mengatasi parasit juga bisa dibaca di link ini

 

tokso 2

 

toksoplasmatoksoplasma

1 Comment

  1. Yofanny Yofanny
    21 October 2016    

    Bu Vivi, senang sekali ada artikel ttg tokso ini. Sy cat lover & ud cape bgt jelasin ke org/keluarga sekitar ttg tokso. Mrk seenaknya blg, awas ank km nti mandul lho gara2 piara kucing! Mrk cm dgr info sepotong tp sok pintarnya selangit. Blh ijin share artikel ibu ke facebook? Makasih byk sblmnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *